Makalah Komunikasi Data Dan Jaringan Komputer
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan
limpahan karunia dan kasih sayang-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas
kelompok untuk mata pelajaran TEKNIK LAYANAN JARINGAN ini dengan baik.
Tujuan pembuatan tugas ini adalah untuk memenuhi tugas
mata pelajaran pada program TEKNIK
LAYANAN JARINGAN di smk negeri aceh utara. kami menyadari bahwa tanpa
bimbingan dan dorongan dari semua pihak, maka pembuatan tugas ini tidak
akan lancar. Maka penulis ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah
membantu dalam pembuatan tugas ini.
Penulis menyadari
sepenuhnya bahwa pembuatan tugas ini masih jauh dari sempurna,
sehingga masih terdapat banyak kekurangan. Karena itu penulis mengharapkan
kritik dan saran yang bersifat membangun demi perbaikan di masa yang akan
datang.
Lhoksukon,
29 juli 2019
Penulis,
Kelompok
6
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR........................................................................................... i
DAFTAR ISI.......................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar
belakang............................................................................................. 1
1.2 Rumusan Masalah........................................................................................ 2
1.3 Tujuan
Masalah............................................................................................ 2
BAB II PEMBAHASAN
KOMUNIKASI DATA
2.1 Pengertian
Komunikasi
Data....................................................................... 3
2.2 Komponen
komunikasi
data........................................................................ 4
2.3 Fungsi dan
tujuan komunikasi
data............................................................. 5
2.4 Bentuk
komunikasi data.............................................................................. 7
2.5 Tujuan
mempelajari komunikas data.......................................................... 9
2.6 Keuntungan
komunikasi data.................................................................... 10
2.7 Faktor-faktor
yang mempengaruhi komunikasi data................................. 10
BAB III PEMBAHASAN
JARINGAN KOMPUTER
3.1 LATAR belakang
penggunaan jaringan komputer.................................... 10
3.2 Sejarah
Jaringan
Komputer ....................................................................... 11
3.3 Penggunaan
Local Area
Network.............................................................. 16
3.4 Sejarah
Jaringan Komputer
kabel............................................................... 18
3.5 Jaringan wireless........................................................................................ 20
3.6 Penggunaan jaringan
komputer.................................................................. 21
3.7 Topologi
jaringan....................................................................................... 22
3.8 Alamat
IP................................................................................................... 25
3.9 Macam-Macam
Jaringan Komputer........................................................... 26
BAB IV PENUTUP
4.1 Kesimpulan....................................................................................................... 31
4.2 Saran.................................................................................................................. 32
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Komunikasi data adalah
pertukaran data antara dua perangkat atau lebih melalui media transmisi
misalnya seperti kabel. Untuk bisa terjadinya data komunikasi, perangkat harus
saling berkomunikasi atau terhubung menjadi sebuah bagian dari sistem
komunikasi, yang terdiri atas kombinasi dari hardware (peralatan fisik atau
keras) dan perangkat software (program).
Tiga abad sebelum
sekarang, masing-masing ditandai dengan dominasi yang berbeda. Abad ke 18 didominasi
oleh perkembangan sistem mekanik yang mengiringi revolusi industri. Abad ke 19
merupakan zaman mesip uap. Abad ke 20, teknologi radio, tv, dan komputer
memegang peranan untuk pengumpulan, pengolahan, dan media distribusi informasi.
Abad ke 21 ini, dimana teknologi jaringan komputer global mampu menjangkau
seluruh wilayah dunia, pengembangan sistem dan teknologi, penyebaran informasi
melaului internet, peluncuran satelit komunikasi, menandai awal abad
millenium.Perkembangan teknologi komputer dewasa ini berlangsung semakin cepat,
canggih dan berkemampuan tinggi. Jaringan komputer merupakan sebuah kebutuhan
yang tidak dapat dielakkan lagi. Secara umum, jaringan komputer adalah beberapa
komputer yang saling berhubungan dan melakukan komunikasi satu dengan yang
lain menggunakan perangkat keras jaringan.
Komputer yang berada dalam suatu jaringan dapat melakukan tukar menukar informasi/data dengan komputer yang lain yang berada dalam jaringan tersebut. Pengguna suatu komputer dapat melihat dan mengakses data pada komputer lain dalam jaringan apabila file tersebut di share.Dengan terus berkembangnya jaringan komputer, baik dari segi skalabilitas, teknologi, perangkat keras yang di pakai, dan servis lainnya, jaringan komputer membawa banyak dampak positif bagi perkembangan umat manusia.
Komputer yang berada dalam suatu jaringan dapat melakukan tukar menukar informasi/data dengan komputer yang lain yang berada dalam jaringan tersebut. Pengguna suatu komputer dapat melihat dan mengakses data pada komputer lain dalam jaringan apabila file tersebut di share.Dengan terus berkembangnya jaringan komputer, baik dari segi skalabilitas, teknologi, perangkat keras yang di pakai, dan servis lainnya, jaringan komputer membawa banyak dampak positif bagi perkembangan umat manusia.
1.2 Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud
dengan Komunikasi data?
2. Bagaimana fungsi dan
tujuan komunikasi data ?
3. Bagaimana bentuk
komunikasi data ?
4. Bagaimana sejarah
munculnya jaringan komputer ?
5. Berdasarkan apa
sajakah klasifikasi jaringan komputer ?
6. Apa saja bentuk
topologi dari jaringan komputer ?
7. Apa saja peralatan
yang digunakan dalam jaringan komputer ?
8. Apa saja Jenis (Mode)
Transmission ?
1.3 Tujuan
1. Memenuhi tugas Mata
Kuliah Komunikasi data dan Jaringan komputer
2. Menambah wawasan
tentang komunikasi data
3. Mengetahui fungsi dan
tujuan komunikasi data
4. Mengetahui bentuk
komunikasi data
5. Menambah wawasan
tentang jaringan komputer
6. Mengetahui topologi
jaringan
7. Mengetahui cara kerja
jaringan komputer
8. Mengetahui unsur-unsur
dalam jaringan komputer
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian
Komunikasi Data
Komunikasi data adalah pertukaran data antara dua
perangkat atau lebih melalui media transmisi misalnya seperti kabel. Untuk bisa
terjadinya data komunikasi, perangkat harus saling berkomunikasi atau terhubung
menjadi sebuah bagian dari sistem komunikasi, yang terdiri atas kombinasi dari
hardware (peralatan fisik atau keras) dan perangkat software (program).
Efektivitas sistem komunikasi data tergantung pada empat karakteristik yang
mendasar, yaitu pengiriman, akurasi, ketepatan waktu dan juga jitter. Atau
bisa juga definisi komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data
secara elektronik dari dua atau lebih alat yang terhubung kedalam sebuah
network (jaringan) melalui suatu media.
Karakteristik dasar komunikasi data, diantaranya sebagaimana di bawah ini:
1. Pengiriman – sistem harus mengirimkan data ke tujuannya. Lalu data harus
diterima oleh perangkat yang dimaksudkan atau pemakai, dan juga hanya oleh
perangkat atau pemakai.
2. Akurasi – sistem harus memberikan data, tentunya yang akurat. Data yang
telah diubah dalam transmisi dan meninggalkan sumber, data yang tak di koreksi
tentunya tidak dapat digunakan.
3. Ketepatan waktu/tepat waktu – sistem harus mengirimkan data pada waktu yang
tepat. Terlambat dikirimkannya data maka tak akan berguna. Dalam kasus video
serta audio, pengiriman waktu yang tepat berarti memberikan data seperti yang
diproduksi/seperti aslinya, dalam urutan yang sama ketika dibuat dan tanpa
penundaan yang signifikan. Semacam ini disebut dengan pengiriman transmisi
real-time.
4. Jitter – mengacu kepada variasi waktu kedatangan paket. Yaitu keterlambatan
yang tidak merata dalam pengiriman paket audio maupun video. Sebagai contohnya,
kita asumsikan misalnya bahwa paket video yang dikirim setiap 3D ms. Jika dari
beberapa paket datang dengan delay 3D ms dan yang lain dengan delay 4D ms, maka
akan menghasilkan kualitas yang tak merata dalam video itu.
2.2 Komponen komunikasi data
Komponen komunikasi data, sebuah sistem komunikasi data memiliki lima
komponen, bisa di baca di bawah ini:
·
Pengirim –
yaitu piranti atau perangkat yang mengirimkan data.
·
Penerima –
piranti atau perangkat yang menerima data.
·
Data –
tentunya informasi yang akan dipindahkan atau di kirimkan.
·
Media pengiriman
– media ataupun saluran yang dapat digunakan untuk mengirimkan data tersebut.
·
Protokol – yaitu
aturan-aturan yang berfungsi untuk menyesuaikan atau menyelaraskan hubungan.
2.3 Fungsi dan
tujuan komunikasi data
Fungsi dan tujuan komunikasi data, diantaranya di
bawah ini:
·
Efisiensi
pengiriman data dalam jumlah yang besar (tanpa kesalahan & ekonomis).
·
Memungkinkan si
penggunaan sistem komputer dan peralatan pendukungnya dari jauh (remote
computer use).
·
Mendukung
manajemen dalam hal-hal kontrol karena memungkinkan si penggunaan sistem
komputer secara terpusat maupun secara tersebar.
·
Memungkinkan
orang dan bisnis yang memiliki lokasi geografi berlainan dapat saling
berkomunikasi.
·
Kemungkinan
pengelolaan data dan juga pengaturan data yang terdapat dalam berbagai macam
sistem komputer.
·
Mendapat data
secara langsung dari sumbernya atau dapat memperoleh data bisnis selagi data
tersebut dibuat (online).
·
Mengurangi waktu
untuk pengolahan data (hemat waktu).
·
Mempercepat
penyebaran informasi.
a. Golongan media transmisi komunikasi data
Media transmisi komunikasi data dapat digolongkan
sebagaimana berikut.
· Media kabel sering disebut juga guided media, yaitu
media yang mengendalikan gelombang dalam jalur fisik kepada si penerima data.
Contohnya : fiber optik, UTP dan kabel coaxial.
· Media tanpakabel/nirkabel (wireless), sering disebut
dengan unguided media. Media tanpakabel menyediakan alat untuk mentransmisikan
gelombang, akan tetapi tidak mengendalikannya. Seperti contohnya: perambatan
(propagation) di udara maupun di laut.
· Pada komunikasi data transmisi data terjadi pada
Transmitter & Receiver. Transmitter adalah suatu perangkat komunikasi yang
bisa menyalurkan sumber informasi ke dalam sistem komunikasi, sedangkan
Receiver yaitu suatu perangkat yang memiliki fungsi untuk menerima sumber
informasi dari sistem komunikasi. Terdapat 3 (tiga) jenis transmisi, ketiga
jenis transmisi meliputi meliputi, bisa kamu baca di bawah ini:
·
Simplex adalah
atau sering disebut dengan komunikasi satu arah yaitu salah satu jenis daripada
transmisi, yang dimana hanya terdaoat satu transmitter dan satu Receiver, yaitu
hanya terdapat satu pengirim dan juga satu penerima. Kalu yang satu sebagai
pengirim, maka yang satunya lagi hanya menjadi penerima saja, tanpa adanya
timbal baliknya. Data ditransmisikan hanya kesatu arah saja, satu station
sebagai transmitter dan lainnya sebagai receiver. Seperti contohnya: siaran
radio atau siaran TV, dll.
·
Half Duplex
adalah salah suatu jenis transmisi dimana kedua stationnya sudah dapat
mentransmisikan data baik menjadi transmitter maupun menjadi receiver. Tetapi
transmisi ini hanya dapat menstransmisikan secara bergantian, yaitu saat
station A menjadi transmitter maka station B menjadi receiver begitupun juga
sebalikknya. Dapat juga dikatakan seperti ini, dalam transmisi Half Duplex
hanya bisa mentransmisikan satu station pada saat bersamaan. Data
ditransmisikan kedua arah secara bergantian, waktu yang dibutuhkan mengganti
arah transfer data. Misal contohnya: SMS, chatting, walkie talkie dll.
·
Full Duplex
adalah suatu jenis transmisi dimana kedua station sudah dapat ditransmisikan
secara bersamaan. Dimana station A bisa menjadi transmitter dan receiver pada
saat yang bersamaan. Data dapat ditrnsmisikan kedua arah secara bersamaan. Seperti
contohnya: telepon genggam, telepon, dll.
2.4 Bentuk
komunikasi data
Bentuk – bentuk komunikasi data, antara lain meliputi:
a Sistem komunikasi Offline adalah suatu sistem pengiriman data melalui
fasilitas telekomunikasi dari satu lokasi ke pusat pengolahan data, tetapi data
yang dikirim tidak langsung diproses oleh CPU (Central Processing Unit), di
mana data yang akan diproses dibaca oleh terminal, kemudian dengan menggunakan
modem, data tersebut dikirim melalui telekomunikasi. Di tempat tujuan data
diterima juga oleh modem, kemudian oleh terminal, data disimpan ke alamat
perekam seperti pada disket, magnetic tape, dan lain-lain. Dari alat perekam
data ini, nantinya dapat diproses oleh komputer.
Peralatan-peralatan yang
diperlukan dalam sistem komunikasi offline, antara lain :
1) Terminal
Terminal adalah suatu I/O device yang digunakan untuk mengirim data dan
menerima data jarak jauh dengan menggunakan fasilitas telekomunikasi. Peralatan
terminal ini bermacam-macam, seperti magnetic tape unit, disk drive, paper
tape, dan lain-lain.
2) . Jalur Komunikasi
Jalur komunikasi adalah fasilitas telekomunikasi yang sering digunakan,
seperti telepon, telegraf, telex, dan
dapat juga dengan fasilitas lainnya.
3) Modem
Model adalah singkatan dari
Modulator / Demodulator. Suatu alat yang mengalihkan data dari sistem kode
digital ke dalam sistem kode analog dan sebaliknya.
b. Sistem Komunikasi Online adalah suatu sistem pengiriman data melalui
fasilitas telekomunikasi dari satu lokasi ke pusat pengolahan data, data yang
dikirim langsung diproses oleh CPU (Central Processing Unit). Pada sistem
komunikasi On line ini, data yang dikirim melalui terminal komputer bisa
langsung diperoleh. Langsung diproses oleh komputer pada saat kita membutuhkan.
Adapun jenis-jenis system
online yaitu:
1) Realtime System
Suatu
realtime system memungkinkan untuk mengirimkan data ke pusat komputer, diproses
di pusat komputer seketika pada saat data diterima dan kemudia mengirimkan
kembali hasil pengolahan ke pengirim data saat itu juga. American Airlines
merupakan perusahaan yang pertama kali mempelopori sistem ini. Dengan realtime
system ini, penumpang pesawat terbang dari suatu bandara atau agen tertentu
dapat memesan tiket untuk suatu penerbangan tertentu dan mendapatkan hasilnya
kurang dari 15 detik, hanya sekedar untuk mengetahui apakah masih ada tempat
duduk di pesawat atau tidak. Sistem realtime ini juga memungkinkan penghapusan
waktu yang diperlukan untuk pengumpulan data dan distribusi data. Dalam hal ini
berlaku komunikasi dua arah, yaitu pengiriman dan penerimaan respon dari pusat
komputer dalam waktu yang relatif cepat.
2) Time Sharing System
Time
sharing system adalah suatu teknik penggunaan online system oleh beberapa
pemakai secara bergantian menurut waktu yang diperlukan pemakai. Disebabkan
waktu perkembangan proses CPU semakin cepat, sedangkan alat Input/Output tidak
dapat mengimbangi kecepatan dari CPU, maka kecepatan dari CPU dapat digunakan secara
efisien dengan melayani beberapa alat I/O secara bergantian.
3) Distributed Data Processing System
Distributed
data processing (DDP) system merupakan bentuk yang sering digunakan sekarang
sebagai perkembangan dari time sharing system. Bila beberapa sistem komputer
yang bebas tersebar yang masing-masing dapat memproses data sendiri dan
dihubungkan dengan jaringan telekomunikasi, maka istilah time sharing sudah
tidak tepat lagi. DDP system dapat didefinisikan sebagai suatu sistem komputer
interaktif yang terpencar secara geografis dan dihubungkan dengan jalur
telekomunikasi dan seitap komputer mampu memproses data secara mandiri dan
mempunyai kemampuan berhubungan dengan komputer lain dalam suatu sistem.
4) Batch Processing System
Batch
processing adalah suatu model pengolahan data, dengan menghimpun data terlebih
dahulu, dan diatur pengelompokkan datanya dalam kelompok-kelompok yang disebut
batch. Tiap batch ditandai dengan identitas tertentu, serta informasi mengenai
data-data yang terdapat dalam batch tersebut. Setelah data-data tersebut
terkumpul dalam jumlah tertentu, data-data tersebut akan langsung diproses.
2.5 Tujuan Mempelajari Komunikasi Data
a.
Memungkinkan
menyalurkan informasi secara cepat dan dengan kesalahan sedikit mungkin
b.
Memungkinkan
pengiriman data yang besar dan efisien serta ekonomis
c.
Memungkinkan
penggunaan sistem informasi dan peralatan lainnya dari jarak jauh. ( contoh
Remote Desktop )
d.
Memungkinkan
penggunaan komputer secara terpusat
e.
Memungkinkan
pengelolaan data yang dari berbagai sistem komputer
f.
Mengurangi waktu
dalam pengelolaan data
g.
Mempercepat
penyebaran informasi.
2.6 Keuntungan Komunikasi Data
a.
Pengumpulan dan
persiapan data apabila menggunakan suatu terminal cerdas dapat mengurangi waktu
b.
Pengolahan data
c.
Dengan adanya
saluran informasi hasil dapat langsung dikirim pemakai
d.
Pendistribusian
data
2.7 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Komunikasi Data
1.
Sinyal
Hal ini biasanya dikarenakan terdapat gedung-gedung tinggi atau pun pepohonan sebagai penghambat / penghalang bagi WiFi ( jaringan tanpa kabel ).
Hal ini biasanya dikarenakan terdapat gedung-gedung tinggi atau pun pepohonan sebagai penghambat / penghalang bagi WiFi ( jaringan tanpa kabel ).
2.
Transmisi
Terlebih dahulu harus mengerti transmisi apa yang digunakan dalam membangun jaringan.
Terlebih dahulu harus mengerti transmisi apa yang digunakan dalam membangun jaringan.
3.
Cara Menyalurkan
Hubungan.
BAB III
JARINGAN KOMPUTER
3.1 LATAR BELAKANG PENGGUNAAN
JARINGAN KOMPUTER
Ada banyak sekali tujuan utama dari penyatuan komputer di dalam satu
jaringan. Singkatya, jaringan komputer itu sendiri dapat digunakan untuk
berbagai kepentingan, mulai dari kepentingan suatu perusahaan atau korporat,
hingga kebutuhan individual alias kebutuhan personal.
1. Kebutuhan akan
komunikasi antar komputer.
Kebutuhan jaringan komputer
untuk korporat atau perusahaan misalnya adalah ketika suatu membutuhkan
kompunikasi antar divisi yang berada di dalam satu gedung. Dengan menggunakan
komunikasi jaringan lokal dari semua komputer di dalam perusahaan tersebut,
maka komunikasi dan juga proses sharing data antar instasi dan bagian di dalam
perusahaan akan menjadi jauh lebih mudah, dan juga pastinya jauh lebih aman.
Contoh penggunaan secara personal, yang paling terasa adalah penggunaan
jaringan di dalam rumah pribadi. Satu modem bisa digunakan oleh lebih dari 1
device, seeperti PC, Laptop, hingga smartphone.
Tentu saja penggunaan jaringan
komputer ini pastinya memilki banyak sekali manfaat untuk kehidupan kita,
terutama di era modern seperti ini, dimana hampir semua yang kita lakukan,
menggunakan bantuan dari sistem komputer dan juga jaringannya.
3.2 SEJARAH JARINGAN KOMPUTER
Apabila melihat dari awal
terbentuknya ide penggunaan jaringan komputer, maka kira – kira sudah lebih
dari 70 tahun lamanya teknologi jaringan komputer ini mulai digunakan pertama
kali. Apabila saat ini jaringan komputer sudah bisa digunakan oleh berbagai
macam user, dan juga untuk berbagai keperluan, namun ternyata pada awalnya, ide
penggunaan jaringan komputer jauh lebih sederhana daripada saat ini.
Pada awalnya, ide untuk
menciptakan suatu jaringan komputer adalah hanya agar suatu perangkat sistem
komputer bisa diguakan secara bersama – sama. Hal ini tentu saja juga
dipengaruhi oleh faktor haga dari suatu komputer yang masih mahal, dan belum
bisa dibeli oleh orang biasa pada saaat itu.
Ide seperti ini mulai dikemukakan
pada era 1940-an di Amerika, tepatnya di sebuah laboratorium Bell dan juga grup
riset dari Univerrsitas Harvard. Saat tu, Prof. H.Aiken memimpin suatu
penelitian mengenai pengembangan dari komputer MODEL I. Pada saat itu,
penggunaan komputer ingin dimaksimalkan, agar bisa digunakan secara bersamaan
dan dapat mengerjakan banyak proses tanpa perlu membuang waktu banyak.
Maka dari itu, muncullah suatu
implementasi program bernama Batch Processing atau yang dalam bahasa Indonesia
dikenal dengan istilah proses beruntun. Proses inilah yang kemudian dapat
memanfaatkan beberapa komputer bisa mengerjakan banyak program dan pekerjaan
dalam sekali waktu.
Kira – kira 10 tahun kemudian,
tepatnya pada era 1950-an, penggunaan dan juga pengembangan dari sebuah sistem
komputer menjadi semakin berkembang dan juga membesar. Pada era ini ditandai
dengan berkembangnya apa yang kita sebut sebagai super komputer. Dengan adanya
penciptaan dan pengembangan dari super komputer ini, maka hal ini mempengaruhi
tuntutan dari perusahaan, dimana sebuah komputer harus bisa melayani dan juga
menjalankan program di beberapa terminal.
Karena adanya tuntutan inilah,
maka diciptakan sebuah sistem yang dikenal dengan nama TSS atau Time Sharing
System. Sistem ini merupakan sistem pertama yang benar – benar
mengimplementasikan dan juga menjadi cikal bakal network atau jaringan yang
kita kenal hingga saat ini.
TSS ini merupakan suatu sistem
dimana sebuah komputer dapat melayani beberapa terminal yang dikenal juga
dengan istilah distribusi berdasarkan waktu. Sistem ini memungkinkan satu
komputer bertindak sebagai server atau host, yang dapat diakses dengan
menggunaakn terminal atau workstation, atau client – client yang tersedia dalam
waktu bersamaan.
Perkembangan teknologi memang
tidak ada habisnya. Setelah proses TSS mulai berkembang, maka kira – kira tahun
1970-an mulailah berkembang suatu sistem jaringan komputer yang baru. Sistem
jaringan ini disebut dengan nama proses distribusi atau dalam bahasa Inggris
memiliki nama asli Distribution Processing.
1. Latar Belakang
Pengembangan dari Distribution Processing
Konsep sistem jaringan
komputer ini dibuat karena beban pekerjaan yang mampu ditanggung oleh sebuah
komputer menjadi lebih banyak, sedangkan komponen dan harga dari sebuah
komputer sangat mahal. Karena itu, suatu data yang terdapat di dalam host
ataupun server dibagi – bagi secara paralel dengan host lainnya.
Kelebihan dari Distribution Processing
Penggunaan sistem ini
memungkinkan lebih dari 2 host dalam mengerjakan tugasnya, dimana masing –
masing host atau server mampu melayani banyak terminal atau client. Dengan
adanya proses ini, maka sudah pasti kemampuan dari sebuah host ataupun server
dalam mengolah data dan melayani station atau terminal menjadi lebih optimal,
karena dapat menghandle banyak sekali terminal.
2. 1972 + Terobosan baru: Surat Elektronik dan ARPANET
Selanjutnya pada tahun 1972,
seseorang bernama Roy Tomlison berhasil mengembangkan suatu sistem surat
elektronik, yang kita kenal hingga hari ini sebagai pembawa pesan dengan waktu
yang sangat cepat. Segera setelah email berkembang pesat dan banyak diminati,
Roy membangun suatu jaringan yang diberi nama ARPANET, yang ternyata sangat
mudah untuk digunakan. Dengan demikian, program jaringan ARPANET ini kemudian
mulai meluas dan populer penggunaannya dan mulai dikembangkan lebih lanjut
hingga saat ini.
3. 1973 + Kelahiran dari internet atau jaringan internasional (International
Network)
Setahun berikutnya, yaitu pada
tahun 1973, ada dua orang ahli koputer yang mulai mengembangkan dan juga
mengusulkan sebuah jaringan komputer yang sangat luas dan dapat digunakan oleh
seluruh dunia. Vinton Cerf dan juga Bob Kahn adalah kedua orang tersebut, yang
membuat sebuah gagaasan besar, yang sebenarnya menjadi sebuah cikal bakal dari
terciptanya internet atau international network. Saat ini, internet pun sudah
menjelma menjadi jaringan terbesar yang ada di dunia, dan dapat menghubungkan
setiap orang di berbagai belahan dunia.
4. 1980 – an :
Standarisasi jaringan dengan menggunakan TCP/IP
Dengan berkembangnya teknologi
komputer, dan juga maraknya penciptaan komputer baru hingga era 80-an, maka
saat itu kebutuhan akan jaringan antar komputer menjadi semakin banyak dan
diminati. Karena itu, dibuatlah suatu protokol resmi mengeai jaringan internet.
Pada tahun 1982, sebuah protokol dibuat, yang diperi nama TCP (transmission
Control Protocol) atau yang saat ini sering kali kita kenal dengan istilah IP
alias Internet Protocol. Protokol ini memungkinkan banyak komputer dapat saling
terhubung ke dalam sebuah jaringan international yang dapat menghubungkan
banyak user di seluruh dunia.
5. 1984 + : Pengenalan Domain Name System
Dengan adanya TCP/IP ini, maka
setiap komputer dapat terhubung melalui jaringan internet secara luas dan
mendunia. Pada tahun 1984 diperkenalkan sistem domain. Sistem domain ini
kemudian dapat menyeragamkan alamat – alamat yang berada pada jaringan yang
sama. Domain ini kemudian kit akenal dengan istilah domain name system atau
DNS, dimana dalam satu DNS terdapat beberapa alamt yang berbeda, dan dapat
dikunjungi oleh banyak orang, siapapun itu yang sudah terhubung ke dalam
jaringan internet.
3.3 PENGGUNAAN LOCAL
AREA NETWORK
Jenis
jaringan komputer pertama yang digunakan adalah LAN. Sebelum internet
mulai dicetuskan, terdapat pula suatu koneksi jaringan komputer yang juga cukup
populer dan banyak dikembangkan. SIstem jaringan ini dikenal dengan istilah
Peer to Peer Local Area Network. Koneksi jaringan komputer peer to peer LAN ini
memungkinkan dua komputer bisa saling terhubung dan juga terkoneksi ke dalam
suatu jaringan, tanpa membutuhkan suatu host ataupun server. Saat ini
penggunaan jaringan peer to peer LAN juga masih banyak digunakan, terutama
banyak digunakan untuk kepentingan multiplayer game.
1. 1988 + Internet Relay Chat, Fitur yang mulai berkembang pesat
Dengan banyakanya perkembangan
di dalam dunia jaringan komputer, termasuk di dalamnya adalah LAN, dan juga
internet, hal ini juga berkembang pesat sesuai dengan kebutuhan penggunanya.
Pada era 1980an, tepatnya 1988, seorang berkebangsaan Finlandia, yaitu Jarkko
Oikaren mengembangkan suatu sistem chatting berbasi jaringan komputer secara
luas dengan menggunakan internet. Sistem ini dinamakan sebagai internet relay
chat (IRC) dimana pada penggunanya sebagai user dapat melakukan chatting dengan
menggunakan jaringan internet.
a. Keunggulan Internet Relay Chat
Pada saat itu, fitur cat
seperti ini merupakan salah satu terobosan baru, karena pada saat ini fitur
berkirim pesan seperti SMS juga belum populer, atau bahkan mungkin belum ada.
Dengan adany apengembangan aplikasi Chatting tersebut, pada tahun – tahun itu
penggunaan komputer dan juga masuknya komputer ke dalam jaringan bertambah
dengan sangat pesat. Kira – kira, masuknya komputer ke dalam suat jaringan
komputer secara internasional (internet) melonjak hingga 10 kali lipat, meskipun
belum memiliki fitur yang canggih seperti saat ini.
2. 1990-an :
Kelahiran WWW atau World Wide Web
Hal ini kemudian menjadi
semakin luar biasa, ketika pada era tahun 1990, seorang bernama Tim Berners Lee
mulai mengembangkan dan juga merancang suatu program penyunting dan juga
program yang dapat melihat isi dari internet, yang kita kenal hingga saat ini
dengan nama www atau world wide web. Pengembangan dari www ini sangat
memungkinkan antar komputer agar dapat melakukan penjelajahan dan memberikan
akses bagi sesama komputer dalam membentuk suatu jaringan.
· Penggunaan www yang semakin berkembang pesat
Tidak berhenti sampai saat itu
saja, namun perkembangan sejarah dari sebuah jaringan komputer sudah menjadi
lebih pesat lagi. Penggunaan www dalam jaringan internet, membuat penggunaan
komputer yang saling terhubung antar jaringan menjadi lebih dari 1 juta
komputer pada tahun 1992. Dua tahun kemudian, alamat website yang terdaftar di
dalam berbagai domain yang tersedia di dalam jaringan internet sudah berada
pada angka lebih dari 3000 situs.
· Fitur – fitur yang berkembang pada era www
Pada tahun ini pula, anda
sudah mulai bisa berbelanja dengan menggunakan alamat website, yang dikenal
dengan istilah e-retail, yang saat ini berkembang menjadi e-commerce. Tahun ini
pula, Yhoo mulai berdiri, dan muncullah penggunaan netscape navigator sebagai
alat ataupun browser yang dapat digunakan untuk melakukan browsing beberapa
situs dan juga alamat yang terdaftar di dalam jaringan internet.
3.4 SEJARAH JARINGAN KOMPUTER KABEL
Apabila kita berbicara
mengenai jaringan komputer, maka sudah pasti kita tidak akan lepas dari
hardware apa saja yang digunakan pertama kali dalam jaringan komputer. Sejak
pertama kali diciptakan, sebuah jaringan yang menghubungkan komputer dengan
komputer lainnya telah menggunakan teknologi kabel. Dengan menggunakan kabel,
maka hal ini akan membuat sebuah komputer bisa saling terhubung ke dalam
jaringan.
Pada saat pertama digunakan
jenis kabelnya masih menggunakan jenis kabel tembaga. Namun demikian, era kabel
tembaga saat ini mungkin sudah hampir berakhir, karena saat ini sudah banyak
sekali jaringan yang memungkinkan untuk menggunakan jenis kabel yang
menggunakan serat optik atau dikenal dengan stilah fiber optik. Saat ini
penggunaan fiber optik dan juga penggunaan teknologi wireless sudah merupakan
teknologi standar yang banyak diterapkan oleh para provider yang dapat
menyambungkan komputer anda dengan jaringan internet.
1. Ethernet Card dalam jaringan komputer
Pada saat pertama kali
terbentuk, ide mengenai jaringan komputer masih menggunakan teknik sederhana
untuk mengambungkan komputer yang satu dengan yang lainnya sebagai suatu
jaringan komputer. barulah ketika jaringan LAN mulai popluer, dibutuhkan sebuah
hardware yang dapat mendukung konektivtas antar komputer secara lokal dan
terstandarisasi. Perangkat itu adalah perangkat ethernet card.
Ethernet card sendiri
berfungsi untuk mendukung penggunaan jaringan LAN alias Local Area Networ antar
komputer, sehingga dua atau lebih komputer bisa saling terhubung satu sama lain
dengan mudah. Hal ini juga dapat digunakan untuk membantu mendukung
konektivitas dari peer to peer locak are network.
· Sejarah penggunaan Ethernet Card
Ethernet Card pertama kali
diciptakan dan juga dikembangkan oleh Xerox pada tahun 1976. Baru kemudian pada
tahun 1983, ethernet card kemudian menajdi salah satu protokol standar untuk
membangun suatu jaringan lan dan juga dapat digunakan untuk mengkoneksi
komputer dengan jaringan internet yang lebih luas.
1. Penggunaan jaringan Internet secara luas
Pada era 80 hingga 90an akhir,
penggunaan internet kemudian semakin meluas. Hal ini tentu saja ditunjukkan
dengan mulai bermunculannya berbagai situs dan juga website, serta mulai
bertambah banyaknya komputer yang terhubung dengan jaringan internet yag luas.
Saat itu, penggunaan jaringan internet bisa digunakan dengan menggunakan
koneksi dial up.
· Penggunaan Koneksi dial up dalam jaringan internet
Dial up merupakan suatu
kondisi dimana sebuah komputer dapat terhubung dengan jaringan internet dengan
menggunakan kabel telepon. Penggunaan kabel telepon sebagai penghubung komputer
dengan jaringan internet tentu saja merupakan salah satu terobosan baru, karena
banyak orang pada saat itu sudah memiliki telepon rumah pribadi. Karena itu,
penggunaan internet pun menjadi salah satu hal yang benar – benar meledak dan
juga banyak diminati oleh banyak orang di seluruh dunia.
Dari penggunaan dial up ini,
kemudian munculah istilah modem ADSL. Modem ADSL berfungsi untuk mencegah
terjadinya keakcauan saat melakukan koneksi internet dengan menggunakan dial
up. Ketika menggunakan dial up, fungsi telepon rumah tidak dapat digunakan,
kaena itu, dengan menggunakan modem ADSL, maka meskipun sebuah komputer sedang
terkoneksi dengan dial up, fungsi telepon dan juga fax masih bisa berjalan
dengan baik tanpa ada kendala.
3.5 JARINGAN WIRELESS
Sejarah dari jaringan komputer
juga tidak lepas dari adanya perkembangan dari sejarah wireless network.
Wireless network memungkinan dua atau lebih komputer bisa saling terhubung
dengan koneksi norkabel alias tanpa kabel. Wireless menggunakan koneksi yang
memanfaatkan gelombang, dimana dengan adanya teknologi ini, setiap komputer
yang sudah bisa membaca sinyal yang dipancarkan melalui gelombang, bisa saling
terhubung satu sama lain.
a. Sejarah pengembangan wireless
Wireless Fidelity atau WiFi
sendiri pada awalnya dikembangkan oleh IBM pada tahun 70an dengan menggunakan
teknologi IR alias infra red. Pada awalnya, wireless ini merupakan teknologi
yang dirancang untuk mendukung konektivitas jaringan lokal atau LAN. Namun
demikian, pada saat diuji coba, kekuatan dan juga kecepatan yang dihasilkan
oleh konektivitas Wireless ini tidak memuaskan, sehingga tidak dipasarkan.
Baru kemudian pada tahun 1990
penggunaan WiFi mulai bisa dipasrkan setelah melewati berbagai macam
perkembangan dan inovasi. Hingga saat ini, penggunaan WiFi semain berkembang
untuk saling mengkoneksikan komputer dalam satu jaringan, dan mulai bermunculan
berbagai macam modem WiFi, yang memungkinkan banyak penggunanya terhubung dalam
satu jaringan yang sama tanpa menggunakan kabel di dalam suatu ruangan.
3.6 PENGGUNAAN JARINGAN KOMPUTER
Jaringan komputer pada hakekatnya adalah dua komputer atau lebih yang
terhubung satu dengan yang lainnya. Perangkat yang dihubungkan tidak terbatas
pada komputer saja, melainkan termasuk printer dan perangkat-perangkat kertas
yang lain. Sebagai penghubung, dapat digunakan kabel, misalnya gelombang radio
dan sinar inframerah.
Muali dari sejarah awal
terciptanya jaringan komputer hingga saat ini paling tidak ada 3 jenis jaringan
komputer berdasarkan letak geografisnya. Berikut ini adalah ketiga jenis
jaringan komputer tersebut :
1. SKALA JARINGAN
Pada dasarnya ada tiga macam skala jaringan, yaitu :
· LAN (Local Area Network)
Pada awalnya jaringan komputer dilakukan pada jaringan yang sangat terbatas
yakni dengan menggunakan dua buah komputer. Kemudian berkembang lebih luas pada
komplek perkantoran, gedung, sekolah yang dikenal dengan Jaringan Lokal atau
Local Area Network (LAN).
· WAN (Wide Areal Network)
Perkembangan dan kebutuhan atas informasi dan komunikasi menuntut komputer
yang digunakan dapat berhubungan secara luas sehingga terbentuk Metropolitan
Area Network (MAN). Perkembangan kebutuhan yang lebih luas lagi diperlukan jaringan
yang lebih luas juga sehingga digunakan Wide Area Network (WAN). Jadi, MAN dan
WAN merupakan perpaduan antara LAN yang simultan.
Jaringan WAN dapat mencapai antarpulau, antarnegara, bahkan antarbenua. WAN
biasanya menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software)
tertentu sehingga tidak bisa menggunakan sembarang hardware dan software.
· Internet
Dari besarnya skala, internet sebenarnya sama dengan WAN, tetapi WAN
bersifat privat, artinya hanya orang-orang tertentu yang dapat mengaksesnya,
misalnya karyawan suatu perusahaan multinasional. Sebaliknya, Internet bersifat
publik sehingga semua orang dapat mengakses jaringan tersebut.
3.7 TOPOLOGI
JARINGAN
Topologi jaringan adalah tata letak atau layout suatu jarigan. Ada beberapa
topologi jaringan yang dikenal, yaitu:
1. Topologi Mesh
MESH topologi dibangun dengan memasang link diantara atation-station.
Sebuah “fully-connected mesh” adalah sebauh jaringan dimana
setiap terminal terhubung secara langsung ke semua terminal-terminal yang lain.
Biasanya digunakan pada jaringan komputer kecil. Topologi ini secara teori
memungkinkan akan tetapi tidak praktis dan biayanya cukup tinggi untuk
di-implementasikan. Mesh topologi memiliki tingkat redundancy yang tinggi.
Sehingga jika terdapat satu link yang rusak maka suatu station dapat mencari
link yang lainnya.
Pada topologi mesh, semua node saling terhubung seperti diilustrasikan pada
gambar di bawah. Topologi ini hamper tidak pernah dipakai karena sulit
ditangani.
2. Topologi Bus
Tata letak topologi bus diperlihatkan pada gambar di bawah, topologi ini
menggunakan kabel BNC dan pada kadua ujungnya harus diberi terminator. Topologi
ini sebenarnya cukup sederhana dan mudah ditangani, namun sekarang telah banyak
ditinggalkan kerena lalu lintas data terlalu padat dan apabila ada satu node
rusak maka keseluruhan jaringan tidak dapat berfungsi.
Topologi ini memiliki karakteristik sebagai berikut:
§ merupakan satu
kabel yang kedua ujung nya ditutup, dimana sepanjang kabel terdapat node-node
§ umum digunakan
karena sederhana dalam instalasi
§ signal melewati
kabel dalam dua arah dan mungkin terjadi collision
§ problem terbesar
pada saat kabel putus. Jika salah satu segmen kabel putus, maka seluruh
jaringan akan terhenti
3. Topologi Ring
Topologi Ring setiap node
ditata sehingga membentuk lingkaran.
Topologi ini mempuyai
karakteristik sebagai berikut:
· lingkaran tertutup yang berisi node-node
· sederhana dalam layout
· signal mengalir dalam satu arah, sehingga dapat
menghindarkan terjadinya collision (dua paket data bercampur),
sehingga memungkinkan pergerakan data yang cepat dan collision
detection yang lebih sederhana
· problem: sama dengan topologi bus
· biasanya topologi ring tidak dibuat secara fisik
melainkan direalisasikan dengan sebuah consentrator dan
kelihatan seperti topologi star
4. Topologi Star
Topologi ini mempunyai karakteristik sebagai berikut:
· setiap node berkomunikasi langsung dengan central node,
traffic data mengalir dari node ke central node
dan kembali lagi.
· mudah dikembangkan, karena setiap node hanya memiliki
kabel yang langsung terhubung ke central node
· keunggulan : jika satu kabel node terputus yang lainnya
tidak terganggu
· dapat digunakan kabel yang “lower grade”
karena hanya menghandel satu traffic node, biasanya digunakan kabel UTP.
3.8 ALAMAT IP
Di atas telah disebutkan bahwa setiap node yang terdapat pada sebuah
jaringan berbasis protocol TCP/IP haruslah memiliki sebuah alamat IP (IP
address) yang unik. Sama halnya dengan alamat rumah, tidak ada dua rumah yang
memiliki alamat yang persis .
1. Format Alamat IP
Format alamat IP adalah angka biner yang panjangnya 32 bit dan terbagi
menjadi 4 bagian yang masing-masing panjangnya 8 bit (8 bit sama dengan 1
byte). Setiap bagian dipasangkan dengan titik. Oleh karena merupakan angka
biner naka alamat IP hanya terdiri dari angka 0 dan 1 saja.
Contoh: 11000000.10101000.00000001.00000001
Fotmat penulisan biner seperti contoh tersebut kurang disukai karena agak
sulit dibaca. Oleh karena itu format penulisan alamat IP lebih sering
diwujudkan dalam bentuk decimal.
Contoh: 192.168.1.1
Setiap bagian mampu menampung 255 kemungkinan angka, jadi total alamat Ip
yang tersedia adalah 255 x 255 x 255 x 255 = 4.228.250.625. akan tetapi pada
kenyataanya dalam pengalokasiannya ada batasan-batasan serta kelas-kelas
tertentu, jadi tidak sembarangan salah satu dari 4 miliyar kemungkinan alamat
IP tersebut dapat digunakan begitu saja. Dalam sebuah jaringan, Alamat IP
dibagi-bagi lagi menjadi beberapa kelompok/kelas (Kelas A, B, C, D dan E).
Untuk lebih mengetahui kelas-kelas alamt IP coba kalian cari literature yang
membahasnya.
I. MACAM-MACAM JARINGAN KOMPUTER
1. Berdasarkan distribusi
sumber informasi/data
- Jaringan
terpusat
Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer
klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang
berasal dari satu komputer server.
- Jaringan
terdistribusi
Merupakan
perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server
yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem jaringan tertentu.
2. Berdasarkan jangkauan
geografis dibedakan menjadi:
- Jaringan LAN
Merupakan jaringan yang menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam cakupan
seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1 warnet. LAN merupakan
kependekan dari Local Area Network atau jaringan lokal komputer. LAN biasa
digunakan untuk konektivitas jaringan yang berada di lokasi yang saling
berdekatan, dan terkadang bisa juga jauh. Biasanya jaringan lokal atau LAN ini
membutuhkan server dan juga host. Client atau station yang terhubung dengan
jaringan LAN ini bisa saling berbagai dan juga mengakses data yang berada di
dalam server, selama komputer tersebut bisa terhubung ke dalam jaringan LAN.
· Keunggulan dari jaringan LAN
LAN merupakan salah satu solusi bagi instansi yang
sangat ingin agar data – data rahasia tidak mudah bocor, karena server tidak
akan bisa diakses apabila komputer tidak terkoneksi denga jaringan tersebut.
- Jaringan MAN
MAN merupakan
kependekan dari Metropolitan Area Network. Merupakan jenis jaringan yang
mungkin jarang ditemui, karena jaringan ini biasanya merupakan jaringan dalam
satu kota. Saat ini lebih banyak digunakan WAN dan juga LAN untuk kepentingan
jaringan komputer.
- Jaringan WAN
Merupakan
jaringan dengan cakupan seluruh dunia. Contohnya jaringan PT. Telkom, PT.
Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelindo, Telkomsel, dan masih
banyak lagi.
3. Berdasarkan peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data
- Jaringan
Client-Server
Pada jaringan ini terdapat 1 atau beberapa komputer server
dan komputer client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun
menjadi komputer client dan diubah-ubah melalui software jaringan pada
protokolnya. Komputer client sebagai perantara untuk dapat mengakses data pada
komputer server sedangkan komputer server menyediakan informasi yang diperlukan
oleh komputer client.
- Jaringan
Peer-to-peer
Pada jaringan ini tidak ada komputer client maupun komputer server karena
semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan informasi sehingga
semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server.
4. Berdasarkan media transmisi data
- Jaringan Berkabel (Wired Network)
Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer
lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi
dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.
- Jaringan
Nirkabel (Wireless Network)
Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada
jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena
menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi
antar komputer jaringan.
Mengapa Internet Banyak Digunakan?
Ada beberapa alasan yang
mendasari mengapa banyak orang memilih untuk masuk ke dalam jaringan internet :
· Kemudahan dalam melakukan akses internet
· Biaya akses yang cenderung murah
· Bisa melakukan update informasi terkini
· Fitur sosial, seperti chatting, email, dan juga sosial
media
· Penggunaan Internet sebagai jaringan e-commerce untuk
berbelanja online
· Sudah banyak pula provider yang menyediakan layanan
jaringan internet
· Banyak informasi baru yang bisa kita akses dengan
sangat mudah.
Jaringan Internet memang
menawarkan banyak kemudahan dan juga kenyamanan. Namun demikian, terkadang hal
ini malahan menimbulkan sebuah kecanduan terhadap internet, yang banyak terjadi
di dalam masyarakat dunia. Namun, meskipun begitu, tetap saja internet merupakan
salah satu penemuan terbesar dalam sejarah jaringan komputer, yang tentu saja
sangat bermanfaat bagi seluruh warga dunia.
BAB IV
PENUTUP
4.1 KESIMPULAN
Komunikasi data adalah pertukaran data antara dua
perangkat atau lebih melalui media transmisi misalnya seperti kabel. Untuk bisa
terjadinya data komunikasi, perangkat harus saling berkomunikasi atau terhubung
menjadi sebuah bagian dari sistem komunikasi.
Sistem komunikasi Offline adalah suatu sistem pengiriman
data melalui fasilitas telekomunikasi dari satu lokasi ke pusat pengolahan
data, tetapi data yang dikirim tidak langsung diproses oleh CPU (Central
Processing Unit).
Sistem Komunikasi Online adalah suatu sistem
pengiriman data melalui fasilitas telekomunikasi dari satu lokasi ke pusat
pengolahan data, data yang dikirim langsung diproses oleh CPU (Central
Processing Unit).
Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri
atas beberapa komputer yang didesain sedemikian rupa sebagaimana tujuan
utamanya yakni untuk dapat berbagi sumber daya (CPU, printer), berkomunikasi
(pesan instan, surel), dan dapat mengakses informasi (situs web). Sementara
menurut pembagiannya, jaringan komputer dapat dibedakan menjadi dua jenis,
yakni jaringan terdistribusi dan jaringan tersentralisasi.
Jaringan terdistribusi adalah jaringan komputer yang
cara kerjanya dilakukan oleh semua perangkat komputer di dalamnya. Ini berarti
tidak ada perbedaan antara server dengan client. Sedangkan jaringan tersentralisasi
adalah jaringan komputer yang cara kerjanya berbeda baik itu server maupun
client. Pemusatan jaringan komputer tersentralisasi adalah pada komputer
server.
4.2 SARAN
Saran dari penulis yaitu semoga dengan adanya internet
yang semakin berkembang saat ini, pembaca dapat menggunakan internet
sebagaimana mestinya dengan tujuan positif, agar terciptanya masyarakat yang
turut membantu pembangunan Negara untuk lebih baik lagi .
DAFTAR PUSTAKA
mhaikalkeumaral.blogspot.com
