Tugas & Tanggung jawab
ADMIN SERVER
A. Admin Server
Administrator adalah orang yang bertugas mengurus hal-hal yang bersifat administratif. Istilah administrator digunakan juga dalam jaringan komputer dan internet dimana administrator atau sering disebut dengan istilah admin memiliki wewenang dan peranan yang besar dalam mengendalikan suatu jaringan komputer, baik lokal maupun internet. Admin yang dimaksud dalam dunia jaringan komputer adalah seseorang atau sebuah tim yang bertindak sebagai pengatur dalam suatu jaringan.
B. Tugas Dan Tanggung Jawab
Menjadi seorang admin server merupakan hal yang sangat beresiko jika tidak dijalani dengan kejelian dan tanggung jawab. Admin server merupakan orang yang mengatur semua aktifitas server, mulai dari awal dibangun, perawatan sampai perbaikan.
Perlu anda ketahui bahwa menjadi admin server bukan perkara yang mudah. Admin server dituntut untuk merawat dan menjaga kinerja server agar tetap berjalan dengan baik.
Dalam sebuah perusahaan, peran admin server sangatlah penting. Admin server mempunyai 3 tugas utama seperti membangun, mengelola, dan memperbaiki server. Ketiga tugas itulah yang “wajib” dilakukan seorang admin server untuk menjaga server tetap berjalan dengan baik.
Beberapa tanggung jawab yang diemban oleh jabatan admin antara lain adalah:
1. Memastikan keamanan jaringan (security)
Melindungi komputer yang berada di dalam suatu jaringan adalah tugas utama dari admin. Keadaan jaringan komputer yang aman dan berfungsi baik harus dipastikan oleh admin. Komputer dan jaringannya harus terproteksi dari kemungkinan ancaman pihak lain yang tidak memiliki hak akses atau dari ancaman program jahat seperti virus dan malware. Pemilihan antivirus yang tepat dan mengatur hak akses dalam jaringan adalah salah satu hak mutlak yang dimiliki admin untuk menjalankan tugasnya dalam bidang ini.
2. Mengatur pengguna
Dalam perusahaan yang memiliki jaringan komputer kelas menengah, seorang admin bertugas dalam mengatur pengguna jaringan tersebut. Admin harus tahu dengan baik komputer mana saja dan sumber daya apa saja yang ada dalam jaringan yang ia pimpin. Admin juga merupakan penegak dari aturan atau kebijakan perusahaan dalam mengakses jaringan sehingga dapat ditaati oleh seluruh pengguna jaringan tersebut. Misalnya memblokir akses jejaring sosial pada saat jam kerja, dan lain sebagainya. Umumnya dalam jaringan memiliki akun masing-masing. Akun user ini biasanya dikelompokkan berdasarkan nama, jabatan dan kepentingan dalam mengakses jaringan serta waktu akesenya. Setelah akun dikelompokkan, maka baru diberi hak akses penggunaan resources berupa data dan perangkat keras sesuai dengan porsi pekerjaan user tersebut.
3. Mengatur cadangan data
Tugas dari admin yang penting lainnya adalah tanggung jawabnya dalam membuat salinan data sebagai cadangan dari data-data penting miliki suatu jaringan dari perusahaan atau instansi tertentu. Backup ini berfungsi sebagai cadangan data saat terjadi hal-hal yang diluar dugaan seperti bencana alam, terhapus data secara tak sengaja atau kerusakan perangkat keras penyimpanan data. Dengan backup data, maka admin dapat menyelamatkan data penting perusahaan dan mengembalikannya seperti semula pada saat tanggal terjadinya backup.
4. Troubleshooting atau penanganan masalah
Ini adalah pekerjaan wajib dari admin dalam mengatasi masalah di dalam jaringan. Admin wajib menjaga jaringannya supaya dapat beraktivitas secara normal tanpa adanya masalah. Masalah yang timbul umumnya berupa masalah teknis seperti kerusakan pada komputer, gangguan pada koneksi internet, kabel yang terputus dan lain sebagainya.
5. Update atau pemutakhiran
Tugas ini umumnya berkaitan dengan perangkat lunak, namun tidak menutup kemungkinan juga perangkat keras. Update sepertinya adalah hal yang sepele namun memiliki dampak besar dalam jaringan tersebut. Update perangkat lunak misalnya adalah update sistem operasi dan antivirus, sedangkan update perangkat keras misalnya penggantian perangkat router atau switch yang sesuai dengan tuntutan jaringan yang berkembang.
c. Ancaman & Keamanan Jaringan Tujuan Keamanan Jaringan Komputer
1. Faktor Penyebab Terjadinya Resiko Jaringan Komputer
•Kelemahan manusia (human error)
•Kelemahan perangkat keras komputer
•Kelemahan sistem operasi jaringan
•Kelemahan sistem jaringan komunikasi
Ancaman Jaringan Komputer
•Fisik
•Pencurian perangkat keras komputer atau perangkat jaringan
•Kerusakan pada komputer dan perangkat komunikasi jaringan
•Wiretapping
•Bencana alam
•Logik
•Kerusakan pada sistem operasi atau aplikasi
•Virus
•Sniffing
2. Beberapa Bentuk Ancaman Jaringan Komputer
•Sniffer
Peralatan yang dapat memonitor proses yang sedang berlangsung
•Spoofing
Penggunaan komputer untuk meniru (dengan cara menimpa identitas atau alamat IP).
•Remote Attack
Segala bentuk serangan terhadap suatu mesin dimana penyerangnya tidak memiliki kendali terhadap mesin tersebut karena dilakukan dari jarak jauh di luar sistemjaringan atau media transmisi
•Hole
Kondisi dari software atau hardware yang bisa diakses oleh pemakai yang tidak memiliki otoritas atau meningkatnya tingkat pengaksesan tanpa melalui proses otorisasi
•Phreaking
Perilaku menjadikan sistem pengamanan telepon melemah
•Hacker
Kondisi dari software atau hardware yang bisa diakses oleh pemakai yang tidak memiliki otoritas atau meningkatnya tingkat pengaksesan tanpa melalui proses otorisasi
Hacker tidak merusak sistem
•Cracker
Orang yang secara diam-diam mempelajari sistem dengan maksud jahat.
Muncul karena sifat dasar manusia yang selalu ingin membangun (salah satunya merusak)
•Memaksa masuk dan kamus password
Lebih umum disebut sebagai Brute Force and Dictionary, merupakan upaya masuk ke dalam jaringan dgn menyerang database password / login prompt yang active. Suatu upaya utk menemukan password dari account user dgn cara sistematis mencoba berbagai kombinasi angka, huruf, atau symbol. Serangan dengan menggunakan metode kamus password adalah upaya menemukan password dengan mencoba berbagai kemungkinan password yang biasa dipakai user secara umum dengan menggunakan daftar atau kamus password yang sudah di-definisikan sebelumnya
Untuk mengatasinya, seharusnya mempunyai suatu policy pemakaian password yang kuat diantaranya untuk tidak memakai password yang dekat dengan kita misal nama, nama anak, tanggal lahir dan sebagainya. Semakin panjang suatu password dan kombinasinya semakin sulit untuk diketemukan. Akan tetapi dengan waktu yang cukup, semua password dapat diketemukan dengan metoda brute force ini.
•Denial Of Services (DoS)
Salah satu ancaman keamanan jaringan yang membuat suatu layanan jaringan jadi macet, serangan yang membuat jaringan tidak bisa diakses / serangan yang membuat sistem tidak bisa memproses / merespon terhadap traffic yang legitimasi / permintaan layanan terhadap object dan resource jaringan.
D.Penutup
Menjadi admin server tidaklah mudah. Admin server bartanggung jawab penuh terhadap kinerja server dan seorang admin server harus mampu mengoptimal server sebaik mungkin agar berjalan dengan lancar.
Melakukan perbaikan,troubleshooting,pembaruan software dan mengkonfigurasi server menjadi lebih baik lagi merupakan rutinitas yang harus dilakukan o;eh seorang admin server.
Label: Makalah